20 Juni 2024

Adab Ketika Makan

 


Rasulullah Nabi Muhammad adalah "rahmatan lil alamin", rahmat bagi sekalian  sekalian alam. Beliau adalah idola kita umat islam dan beliau menjadi teladan kita dalam semua hal, diantaranya adalah adab ketika makan. 


Berikut ini adalah 10 adab yang beliau ajarkan ketika hendak makan, minum serta menyantap hidangan apapun, tentunya makan yang halal:


1. MEMBACA BASMALAH DAN DOA KETIKA HENDAK MAKAN


Adapun doa yang diajarkan Rasul diantaranya adalah: 


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan karuniakanlah rezeki yang lebih baik dari itu dan peliharalah kami dari siksa api neraka." (HR Ibnu Sunni).


Apabila terlupa membaca doa sebelum makan, tapi makan belum selesai, maka ucapkanlah: 


بِسْمِ اللهِ آوَلُهُ وَآخِرُهُ


Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, untuk awal dan akhir (makan)."


2. MAKAN MINUM PAKAI TANGAN KANAN


Rasulullah SAW bersabda:


إذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ

فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ


Artinya: “Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaklah dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaklah juga minum dengan tangan kanannya, kerana syaitan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.”

(HR Muslim)


3. MAKAN DARI TEPI


Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:


الْبَرَكَةُ تَنْزِلُ وَسَطَ الطَّعَامِ فَكُلُوا مِنْ حَافَتَيْهِ وَلَا تَأْكُلُوا مِنْ

وَسَطِهِ


Artinya: "Keberkatan itu turun di tengah-tengah makanan, maka mulailah makan dari tepinya dan janganlah makan dari tengahnya."

(HR Tirmidzi)


4. MAKAN TIDAK BERSANDAR


Abu Juhaifah berkata, Rasulullah SAW

bersabda:


لَا آكُلُ مُتَّكِئًا


Artinya: "Aku tidak makan sambil bersandar."

(HR Bukhari)


5. MENJILAT JARI SELEPAS MAKAN


Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a., Nabi Muhammad SAW bersabda:


إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيَّتِهِنَّ

الْبَرَكَةُ


Artinya: “Apabila salah seorang daripada kamu makan maka jilatlah jari-jarinya kerana sesungguhnya dia tidak tahu di manakah tempat yang mempunyai keberkatan.”

(HR Muslim, hadis sahih)


6. MEMBACA DOA SETELAH MAKAN


Rasulullah SAW juga ada bersabda:


مَنْ أَكَلَ طَعَامًا ثُمَّ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا

الطَّعَامَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ

مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ


Artinya: "Siapa memakan makanan kemudian membaca doa: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makanan ini kepadaku sebagai rezeki, tanpa daya dan kekuatan dariku." Maka akan diampuni dosanya yang lalu dan yang akan datang."

(HR Abu Daud)


Doa selepas makan yang lain adalah : 


الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَ وَسَقَى وَسَوَّغَهُ وَجَعَلَ لَهُ مَخْرَجًا


Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan, memberi minum, memudahkan untuk menelan, dan menjadikan baginya jalan keluar."


7. JANGAN MENCELA MAKAN


Jika tidak suka jangan dicela. Daripada Abu Hurairah r.a. berkata:


مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ

أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ


Artinya: “Nabi Muhammad SAW tidak pernah mencela makanan sekali pun. Bila beliau berselera, maka beliau memakannya dan bila tak suka, maka beliau meninggalkannya.”

(HR Bukhari)


8. MAKAN DI ATAS LANTAI


Hal ini disebutkan dalam hadits daripada Anas bin Malik r.a. berkata: 


مَا أَكَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خِوَانٍ وَلَا فِي

سُكْرُجَةٍ وَلَا خُبِزَ لَهُ مُرَقَّقٌ قُلْتُ لِقَتَادَةَ عَلاَمَ يَأْكُلُونَ قَالَ

عَلَى السُّفَر


Artinya: “Nabi Muhammad SAW tidak pernah makan di atas meja dan tidak pula dengan piring. Dan beliau tidak pernah dibuatkan roti empuk." Aku bertanya kepada Qatadah, "Lalu di atas hamparan apa beliau makan?" ia menjawab, "Di atas daun kurma." 

(HR Bukhari, hadis sahih).


9. MAKAN DAN MINUM SAMBIL DUDUK


Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik r.a. menyatakan:


عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ

قَائِمًا . قَالَ قَتَادَةُ فَقُلْنَا فَالأَكْلُ فَقَالَ ذَاكَ أَشَرُّ أَوْ أَخْبَثُ


Artinya: Sesungguhnya Nabi SAW melarang daripada minum sambil berdiri. Qatadah bertanya bagaimana pula dengan makan (sambil berdiri)? Anas menjawab: “Yang demikian itu adalah lebih buruk dan tercela. 

(HR Muslim, hadis sahih)


10. MENANGUHKAN SHALAT JIKA MAKAN TELAH TERHIDANG


Daripada Anas bin Malik r.a., Nabi SAW bersabda:


إِذَا وُضِعَ العَشَاءُ وَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ، فَابْدَءُوا بِالعَشَاء


Artinya: “Apabila dihidangkan makanan (makan malam) dalam keadaan shalat didirikan maka mulakanlah dengan makanan.” 

(HR Bukhari, hadis sahih)


Baca juga:

> Doa Ketika Hendak Makan